On Friendship by Kahlil Gibran

Tentang Persahabatan
(Dikutip dari “Sang Nabi” oleh Kahlil Gibran)

Puisi untuk sahabatku: Chen Lung dan Maha Guru Wiro Sableng

Katakanlah kepada kami arti dari sebuah persahabatan?
Dan dia mengatakan:

Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.
Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih,
dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih.
Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.
Karena kau menghampirinya saat hati lapar,
dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.

Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya,
kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu,
pun tiada pula kau menyembunyikan kata “ya”.
Dan bilamana ia diam,
hatimu tak kan berhenti mencoba memahaminya;
karena tanpa ungkapan kata,
dalam rangkuman persahabatan,
segala pikiran, hasrat dan keinginan terlahirkan bersama,
dengan sukacita yang utuh, yang tiada terkira.

Di kala berpisah dengan sahabat,
janganlah berduka cita;
Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya,
mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya,
bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki,
nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan,
kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan.
Karena kasih yang masih menyisakan pamrih,
di luar jangkauan misterinya,
bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan;
hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.
Jika dia harus tahu musim surutmu,
biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.
Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya,
untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?
Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu.
Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu,
bukan mengisi kekosonganmu.
Dan dalam manisnya persahabatan,
biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.
Karena dalam titik-titik kecil embun pagi,
hati manusia menemukan fajar sejati dan gairah segar kehidupan.

Dominus Illuminatio Mea – Tuhan adalah Cahayaku

Moby - Guitar Flute and String

Moby - Guitar Flute and String

About Lambang MH

Pengamat kehidupan, pengamat kemanusiaan, pengamat spiritual, pengamat teknologi dan pengamat segala macam yang bisa diamati.
This entry was posted in Renungan and tagged , . Bookmark the permalink.

15 Responses to On Friendship by Kahlil Gibran

  1. kangBoed says:

    hmm… Syair yang indah mengenai persahabatan sejati yang tidak bisa dinilai dengan apapun… tak pernah terbayangkan dan tidak masuk logika dan akal pikiran.. yayaya… hehehe…
    Salam Sayang..

    Apalah arti sebuah pertemuan ?
    Jika pertemuan itu awal dari perpisahan
    Jika persahabatan itu hanya berdasarkan kepentingan
    Jika pertemanan itu hanya berdasarkan keuntungan
    Jika persaudaraan itu hanya berdasarkan kebutuhan

    Inilah realita kini korban fikir dan logika
    Inilah keadaan dan kondisi sekarang ini
    Inilah yang terjadi dalam setiap aspek kehidupan
    Inilah bentuk duniawi yang begitu mencengkram
    Sungguh palsu semuanya itu !!!!!!

    Suatu saat ku berpikir akan masa kecilku
    Akan seorang sahabatku yang sudah lama berpisah
    sungguh persahabatan yang indah dan murni
    Setiap hari hanya bermain dan bersuka ria
    Diisinya hanya dengan tawa canda riang gembira

    Saat ini disaat ku beranjak dewasa
    Kemanakah nilai dan arti persahabatan
    Kalau selalu dilandasi ego kepentingan
    Kalau hanya demi keuntungan masing masing
    Apakah yang telah hilang ?

    Ya……
    Rasa itu telah hilang ketika kuberanjak dewasa
    Kepolosanku, kerianganku, kejujuranku
    Ketulusanku, kegembiranku, keceriaanku
    Oh sejalan pertumbuhanku ternyata banyak yang terkikis

    Akhirnya kusadari apalah arti sebuah pertemuan ?
    Jika rasa hati tak berbicara
    Jika rasa hati tak merasakan
    Jika rasa hati tak tergetar
    Jika rasa hati terdiam tak berbekas

    Rasa ini membuat ku mengingat
    Rasa ini membuat ku seakan tak berjarak
    Rasa ini membangkitkan semangat baru
    Rasa ini menimbulkan kerinduan yang sangat dalam
    Kerinduan akan sebuah persahabatan sejati

    Kusadari rasa inilah yang akhirnya mempertemukan kita disini
    rasa yang jujur, tulus akan arti nilai sebuah persahabatan
    Persahabatan yang telah meninggalkan dualitas
    Pertemanan sebagai teman seperjalanan menuju kesejatian
    Persaudaraan yang tak lekang oleh waktu

    Saling mengisi
    Saling mendorong
    Saling mencerahkan
    Saling merasakan
    Saling menjaga

    Sungguh tak kumengerti disini di tempat ini
    Kutemukan saudara sejatiku
    Saudara dalam kesejatian
    Teman berbagi suka dan duka
    Dalam perjalanan pulang KepadaNYA

    Mudah mudahan pertemuan ini mendatangkan kebaikan dan hikmah
    Membuka jalan yang sepertinya tak berujung
    Meluruskan kembali benang yang terlanjur kusut
    Mari bangkitlah saudaraku kita melangkah bersama
    satu langkah, satu tujuan demi kesejatian kita bersama

    Salam Sayang Saudaraku

    Salam Sayang KangBoed. Syairnya bagus. Gimana kalau dipasang di blog KangBoed? Hehehe…

  2. selain menyentuh dan indah, lirik2 kahlil gibran memang selalu mengandung napas religi. saya meyukai lirik2nya.

  3. SufiMuda says:

    Sesuatu yang di tulis dengan HATI pasti hasilnya akan menyentuh HATI🙂

  4. Hmmm….

    Sahabat sekaligus PECINTA SEJATI

    Rasanya baru kemarin kita bertemu dalam mimpi.
    Kau telah bernyanyi bagiku dalam kesendirianku, dan aku telah membangun menara di langit
    Tetapi kini tidur kita telah usai dan mimpi kita sudah lenyap, dan hari tidak lagi fajar.

    Jika dalam senjakala kenangan kita bertemu sekali lagi, kita akan berbicara bersama lagi dan kau akan menyanyi bagiku dengan lagu yang lebih dalam
    Dan jika tangan-tangan kita bertemu kembali dalam mimpi lain, kita akan membangun menara lain lagi di kaki langit

  5. Lambang says:

    @Bang Sufi Muda,
    Setuju sekali Bang, tentunya dengan syarat hati yang bersih.

    @Kang Gundul,
    Ah, puisi yang menarik. Serasa melayang menuju batas cakrawala. Membawa tarikan kuat ke dalam imajinasi tentang persahabatan dan cinta.

  6. Pingback: Indahnya Persahabatan « kangBoed…

  7. tomy says:

    Hidup memang seharusnya solider bukan soliter,
    dalam setiap relasi kehadiran selalu paling berarti,
    solider akan kehidupan & mencoba memberi arti terindah
    maka kutorehkan komen ini
    meski asal2an & mungkin juga sekedar nyampah
    tapi bukti penghargaan akan kehadiran seorang teman
    selamat datang lagi Mas, kemaren belom sempat menyapa

    ==========================
    Lambang:
    Mas Tomy,
    Terima kasih sudah mampir di gubuk ini. Semoga tali persahabatan tetap tersambung dengan berbagi kunjungan seperti ini.

    Salam.
    ==========================

  8. Fitri says:

    @lambang
    kapan nih, jalan2 ke kaltim lagi?
    Saya dan mas santri gundhul juga asli masy. Kaltim.

  9. zal says:

    ::persahabatan bagai kepompong…, gitu kata sebuah lagu…, kayaknya endak jauh beda dengan syairnya kahlil gibran..

    ==========================
    Lambang:
    Masih belum mudeng Kang. Maksudnya luarnya isi dalamnya kosong begitu?:mrgreen:
    ==========================

  10. zal says:

    ::he…he…cobalah baca ulang karya kahlil, dimana sahabat yang dimaksudnya…, lihatlah kepompong dan sebelumnya apa adanya dan apa yang pergi/dihasilkan darinya…,

    ==========================
    Lambang:
    Setuju Kang,
    Karya Kahlil Gibran memang banyak yang bermakna spiritual. Termasuk yang di atas itu.
    Syair lagu “kempompong” belum pernah denger sih… jadi masih ngga mudeng apa maksud si pengarang… alam nyata atau alam spiritual…

    ==========================

  11. Pingback: Kekasihku (2) « kangBoed…

  12. sda

    ==========================
    Lambang:
    Hehe… ini komen text terpendek yang pernah saya terima, selain komen grafik satu buah smiley😉
    ==========================

  13. Seorang yg bisa dikatakan sahabat, bukan hanya sekedar tempat keluh kesah dan penampung air mata.Tetapi mampu membuat hidup kita semakin hari semakin baik.Menaruh kasih setiap waktu dan menjadi sandaran dalam kesukaran.

    Salam Kenal, salam sejahtera

    ===========================
    Lambang:

    Setuju mas.
    Salam persahabatan kembali.😉

    ===========================

  14. Pingback: kangBoed » Persahabatan Sejati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s