Cinta Buta

Beberapa tahun yang lalu saya ikut ambil bagian dalam “blind walk“. Dengan syal menutupi mata saya, saya telah dituntun dalam keheningan naik menuju perbukitan batu yang sempit. Saya tidak tahu siapa yang menuntun saya, bahkan juga jenis kelaminnya. Satu-satunya kontak adalah tangan yang memegang lengan saya, yang dengan hati-hati menuntun saya, menunjukkan dimana saya perlu untuk melangkah ke atas batu, atau menyeberangi sungai kecil yang mengalir di bawah bukit.

Pada akhir perjalanan, saya tiba-tiba merasakan cinta yang mendalam terhadap pemandu saya. Saya tidak tahu siapa sebenarnya dia. Hanya pertolongan dan perhatian yang diberikan kepada sayalah yang menjadikan cinta saya muncul.

Biasanya, bila kita jatuh cinta, kita jatuh cinta dengan penampilan, kepribadian mereka, kesukaan dan kebiasaan mereka, cara mereka melakukan sesuatu, suara dari pembicaraan mereka, cara berpakaian mereka, dan lain-lain. Kita jatuh cinta dengan orang-orang yang kita anggap sebagai orang yang sempurna, dengan orang-orang yang mendukung kepercayaan dan realitas kita, dan dengan orang-orang yang dapat memenuhi kebutuhan kita terhadap perlindungan, kesepakatan, rangsangan, perkembangan dan kebutuhan hidup.

Sebaliknya, bila seseorang gagal memenuhi harapan kita, kita menilai mereka negatif, sehingga membenamkan cinta kita. Dalam kasus yang ekstrim, mereka menjadi “seseorang yang tidak bisa kita cintai”.

Tetapi dalam kondisi berpenutup mata, dan dalam keheningan merasakan perhatian mereka, termasuk juga cinta mereka kepada kita sebagai sesama, maka kita dapat menemukan diri kita juga mencintai mereka secara mendalam seperti seorang sahabat dekat. Cinta semacam ini adalah benar-benar buta, tidak memandang ketidaksempurnaan mereka maupun kesempurnaan mereka.

===============================================

Saya menerima e-mail berikut dari pengunjung ke halaman ini:

Ketika saya membaca artikel “cinta buta” ini, hati saya menjadi bergetar. Sebenarnya saya merasa yakin bahwa Anda juga merasakan apa yang saya rasakan setiap hari dalam kehidupan saya sekarang ini. Saya adalah seorang yang buta. Ini adalah kondisi yang relatif baru yang harus saya hadapi sejak tiga tahun yang lalu. Tetapi pengalaman Anda adalah orisinal.

Saya tidak lagi dapat dipengaruhi oleh apa yang tampak pada seseorang. Bisa saja mereka adalah pria atau wanita yang menarik, atau mereka hanya berpenampilan biasa-biasa saja, tetapi saya sudah tidak dapat mengamati hal itu lagi. Saya “melihat” siapakah sebenarnya dia. Saya mulai belajar untuk “merasakan” sesorang. “Merasakan” seseorang adalah sebaga-galanya bagi saya. Sentuhan dan bagaimana cara seseorang menyentuh saya sekarang menjadi sesuatu yang sangat penting. Dan suara dari ucapan mereka juga menjadi penting.

Sepertinya ini adalah suatu hal yang ironis yang harus terjadi pada saya. Dulu saya adalah orang yang sangat dipengaruhi oleh apa yang tampak dari seseorang. Saya berfokus pada kemasan fisik, bahkan sering tidak memberikan kesempatan bagi seseorang yang tidak memenuhi kriteria saya. Sekarang saya berjuang dengan kenyataan bahwa saya harus menggunakan hati saya untuk mengenal seseorang.

Ken Rogers

Source: Somewhere in cyberspace, hidden for a while
Translated by Lambang (http://LambangMH.wordpress.com)

About Lambang MH

Pengamat kehidupan, pengamat kemanusiaan, pengamat spiritual, pengamat teknologi dan pengamat segala macam yang bisa diamati.
This entry was posted in Pencerahan, Renungan and tagged , . Bookmark the permalink.

44 Responses to Cinta Buta

  1. lovepassword says:

    Kayaknya aku pertamax nih. Hik hik hik. SIP DAH

    ======================
    Lambang:
    Hihi…
    ======================

    • adi isa says:

      aku nebeng ya, mas..hehehee

      ======================
      Lambang:
      Silahkan… silahkan…
      ======================

      • KangBoed says:

        pertamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaxxxxxxxxzzzzzzzzz

        *nebeng juga yaaak*

  2. lovepassword says:

    Waduh cepet kali dia jatuh cinta. Pegangan tangan sambil ditutup matanya langsung diakhir perjalanan jatuh cinta??? Wah pasti si Ken itu pacarnya banyak😉
    ===================================================
    Saya tidak lagi dapat dipengaruhi oleh apa yang tampak pada seseorang. Bisa saja mereka adalah pria atau wanita yang menarik, atau mereka hanya berpenampilan biasa-biasa saja, tetapi saya sudah tidak dapat mengamati hal itu lagi. Saya “melihat” siapakah sebenarnya dia. Saya mulai belajar untuk “merasakan” sesorang. “Merasakan” seseorang adalah sebaga-galanya bagi saya. Sentuhan dan bagaimana cara seseorang menyentuh saya sekarang menjadi sesuatu yang sangat penting. Dan suara dari ucapan mereka juga menjadi penting.

    ===> Sayangnya si Ken nggak memberitahu bagaimana memakai hati itu. hik hik hik. Untungnya si bagian bawah ada tambahan artikel sampeyan. SIPlah

    ======================
    Lambang:
    Hehe… mungkin si Ken itu baru diputusin pacarnya, jadi dia langsung jatuh cinta sama siapa aja yang ngajak jalan.
    BTW, blog Anda itu URL-nya apa? Koq kosongan aja di semua komen?

    Salam Persahabatan.
    ======================

    • lovepassword says:

      Hi hi hi, masalahnya tiap kali kutulis URLku pasti masuknya spam di wordpress. Kata Guru TKku, mungkin karena ada semacam plugin yang dibenci sama WP, jadilah tak pernah kutulis URLku kalo lagi komentar di WP. Hik hik hik lovepassword yang malang. Ha ha ha

      Oke deh tak tulis saja gini

      URLku : we we we dot lovepassword dot blogspot dot com

      Dah gicu deh

      SALAM

      ======================
      Lambang:
      Saya perjelas agar mudah di-klik:
      [http://www.lovepassword.blogspot.com]

      ======================

      • KangBoed says:

        oooo gitu nyak saya juga baru nyaho makanya haru banyak berbagi cinta yaaaaaakkkk hahahahaha

  3. Kang,

    Jika engkau ingin merasakan CINTA, maka KELUARLAH DIRIMU dari dalam DIRIMU…haaaaayyyaaaaaaaaah…

    Wes asi jiiiaaaann TOP MARKOTOP iki asli Kang…
    Biar ada yng mengatakan bahwa CINTA = Cerita Indah namun tiada ARTI.
    Ternyata CINTA adalah RASA yang tak dapat DIPAKSAKAN…haaaaaaa…..

    Lanjuuuuuuuuuuuuuuuuttt

    ======================
    Lambang:
    Yaya… butul kang, KELUARLAH DIRIMU dari dalam DIRIMU…
    ======================

    • KangBoed says:

      hehehehe.. CINTAAAAAAAAAAAAAAAAAA.. sungguh ruaaaar biasa bagaikan tali buhul yang kuat..
      Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
      I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  4. adi isa says:

    mungkin maksudnya, cinta buta
    itu hanya karena belum kenal aja,
    nah, persoalannya, adakah yang mengenal tuhannya
    lebih dari kenalnya tuhan pada hambanya?
    nggak ada,itu pasti.oke

    salam hangat
    nice post

  5. m4stono says:

    cinta itu buta tapi buta itu bukan cinta…apalagi buta ijo buta terong buta rambut geni haayaah…gak nyambung

    ======================
    Lambang:
    Hehe… buto gimbal belum disebut Kang…
    ======================

  6. yang-kung says:

    cinta itu lemah lembut, sabar sederhana.
    cinta itu murah hati, siap menderita. Itulah bahasa cinta yang paling dalam untuk saling berbagi melangkah kehari depan.

    salam rahayu dan kasih.

    ======================
    Lambang:
    Semoga bumi ini dapat terselamatkan dengan cinta dan kasih sayang yang mendalam di antara sesama makhluknya.

    Salam Persahabatan.
    ======================

    • KangBoed says:

      CINTA.. yayaya.. hanya dalam CINTA ada ketulusan, kerinduan, keikhlasan.. dan begitu banyak buah dari cinta
      Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
      I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  7. frozen says:

    Sekedar sharing untuk melengkapi paragraf akhir tulisan sampeyan, Kang, perihal peraihan kasih sayang Tuhan.

    Disebutkan bahwa cinta itu terbagi dalam 3 jenis, yang barangkali Anda pernah mendengarnya; Agape (cinta Ilahi), Filia (sesama manusia), dan Eros (cinta nafsu, yang mana peradaban, beranak pinak, dll adalah manifestasi cinta ini).

    Seorang gurus imajiner saya, seorang Protestan, menjelaskan singkat, jika manusia sisi Filia-nya minim, maka Agape-nya tidak akan ia raih, dan ujung-ujungnya akan berbelok ke Eros. Contoh misal: Suami bertengkar dengan istri (cinta Filia-nya berantakan), lalu selingkuh dengan wanita lain (langsung terjun ke Eros), dan jelas, kalau sudah begini, Agape (cinta Ilahi) tak akan pernah didapat.

    Dalam Islam ini disebutkan kalau tidak salah, termaktub dalam anjuran untuk ber-hablum minannas. Jika hubungan dengan sesama terpelihara, maka ia akan dengan mudah menerima kasih ilahi (agape)–> habl min Allah.

    Kurang lebih demikian.
    Correct me if I wrong.

  8. Lambang says:

    Duh, ternyata saya baru tahu tentang Agape, Filia dan Eros. Terima kasih atas informasi tambahan ini. Maklumlah saya dulu jarang sarapan filsafat dan teologi.
    IMO, ada pemahaman saya yang sedikit berbeda mengenai kasih sayang Tuhan itu. Saya melangkah lebih ke belakang lagi. Saya melihat bahwa hubungan dengan sesama itu terpelihara karena terpancarnya energi positif dari diri kita. Fenomena ini akan membuat hubungan kita dengan universe menjadi lebih baik dari sebelumnya. Pancaran enerji positif ini tentu akan menarik kumpulan enerji positif yang tersebar di seluruh alam semesta, termasuk enerji positif dari orang lain maupun enerji Illahi. Nah, berpedoman dengan pemahaman ini, rasanya sudah nyambung kalimat dik Aris yang ini:

    Jika hubungan dengan sesama terpelihara, maka ia akan dengan mudah menerima kasih ilahi (agape)–> habl min Allah.

    hanya saja kalimatnya saya ubah menjadi seperti ini:

    Jika enerji positif sudah memancar, maka ia akan dengan mudah menerima kasih ilahi (agape)–> habl min Allah.

    Hasil akhirnya jelas sama, hanya beda sedikit pemahamannya saja. Ngga masalah sih. Toh masih ada 70 golongan lagi yang pemahamannya beda dengan kita (menurut Quran/Hadist).
    Kalau ada yang kurang pas, silahkan Dik Aris koreksi atau tambahkan pada komen berikutnya. CMIIW🙂

    Salam Persahabatan.

    • KangBoed says:

      Ada dua pemahaman yang akhirnya menuju kepada yang SATU jua.. ALLAH dalam diri atau di luar diri.. kalau di luar berarti kita menghisap energi tetapi kalau di dalam kita menggetarkan energi silahkan di bahas lebih lanjut

      • Lambang says:

        Ada satu lagi Kang,
        Ngga di dalam saja, ngga di luar saja, tapi ya di luar ya di dalam. Ada di mana-mana.
        Jadi ada tiga pilihan, mau yang di dalam, mau yang di luar, atau mau yang di luar dan dalam…
        Malah makin mumet…

      • KangBoed says:

        ooo jadi bagai mana bisa begicuuuu ?????

      • KangBoed says:

        semua sebenarnya akan berpengaruh dalam gerak meditasi kita

      • Lambang says:

        Hehehe…

  9. refa says:

    Mantap lah…

    ======================
    Lambang:
    Hallo Mas Refa, Selamat Datang.
    Salam Persahabatan.

    ======================

    • KangBoed says:

      Mantap ooo
      Nikmat ooo
      waaakakakakakakak..
      I Love U pullllllll

      • KangBoed says:

        🙄

        mBah Lambang mode ON..

      • Lambang says:

        KangBoed mode ON…
        Hihihi… asik to… manteb to… enak to…
        Wakakakakkkk…
        I love U too my brathaaaarr……😉

      • KangBoed says:

        🙄🙄🙄

        waaaakaakaakakakakakaakak😆

        ada apakah gerangan denganmu:mrgreen:

        hehehehe…………………………….

      • KangBoed says:

        hahaha nyang dua kok di hapus mbah biarin aja biar rame nyaaaak

  10. Lambang says:

    Lah, kenapa komen saya sendiri ngga bisa masuk ya…. ???
    Eh, ternyata udah masuk… WP-nya lagi kusut dikit…

  11. Ini dia cinta buta!

    Cinta!

    Ada banyak majemuk cinta.
    Mungkin terpaksa begitu,
    Apa pun itu, itu itu juga.

    Majemuk cinta:

    1. Cinta buta
    2. Cinta monyet
    3. Cinta remaja
    4. Cinta segudang
    5. Cinta harta
    6. Cinta kilat
    7. Cinta nestapa
    8. Cinta Illahi
    9. Cinta sejati
    10. Gita Cinta
    11. Cinta lokasi
    12. Cinta kilat
    13. Young love
    14. True love
    15. Blind love
    16. …….?

    Ada yg bisa nambahin?

    ======================
    :: Banyak. Tinggal search Google aja…
    ======================

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s