Realitas Spiritual

Saya mendapatkan email ini dari salah satu mailing list langganan saya. Semula saya pikir email ini hanyalah email standar yang menawarkan produk dengan bahasa yang berbunga-bunga agar saya tertarik untuk membelinya. Sudah hampir saya tekan tombol “trash” ketika mata saya tertuju pada beberapa kalimat pembukanya yang agak berbeda. Agak penasaran, saya lanjutkan lagi membacanya. Ternyata isinya cukup menarik.

Sayangnya isi artikel ini tidak akan nyambung kalau dihubungkan dengan faith and religion.

Dan selanjutnya, inilah isi marketing email tersebut.

Dunia yang akan saya tunjukkan kepada Anda adalah dunia yang gaib. Aturan realitas fisika yang Anda tahu sejauh ini, tidak berarti apa-apa di sini. Ini adalah dunia di mana segala sesuatu adalah mungkin dan dapat terjadi! Hal ini mungkin terdengar agak janggal bagi Anda sekarang tapi percayalah ketika saya mengatakan ini: ini adalah sama benarnya seperti ketika matahari terbit dari timur.

Apa yang Anda “lihat” sama sekali bukanlah apa yang “nyata”. Apa yang “nyata” memiliki begitu banyak tingkat eksistensi yang membingungkan! Saya tahu ini terdengar sedikit rumit tapi saya akan berusaha agar tetap menyampaikannya secara sederhana. Dan jangan khawatir, banyak hal-hal yang menyenangkan bisa terjadi pada Anda.

Jadi marilah kita mulai pertama kali dari yang paling dasar.

Hal pertama yang saya ingin Anda benar-benar terima dan sadari adalah kenyataan bahwa realitas dapat didefinisikan ulang. Semua realitas. Tapi saya tahu bahwa Anda mungkin tidak siap untuk menerima ini sekarang. Bagaimanapun, ini adalah dunia yang dimana Anda memiliki atasan yang sulit untuk berubah, menuntut Anda bekerja rodi dengan sedikit upah, di mana setengah bagian dunia tidak berjuang untuk mobil yang lebih bagus tetapi hanya untuk makanan dan air minum yang cukup… Ini tidak akan dapat berubah bukan? Jadi, Anda mungkin berpikir bahwa saya sedang berbicara kepada Anda tentang beberapa kue di langit yang bisa diperoleh dengan meditasi dan teori tentang kekuatan pikiran bukan? Salah.

Semuanya, saya ulangi, semuanya dapat didefinisikan ulang. Dan saya adalah salah satu bukti hidup dari itu. Sekarang sebelum Anda mengabaikan diri Anda sendiri dengan mengatakan bahwa “ya mungkin dia hanyalah seseorang yang agak jenius / mungkin dia sedang beruntung”, saya dengan senang hati akan menceritakan bagaimana perjalanan hidup saya.

Saya bukan seorang jenius hebat dan saya jelas tidak beruntung, yah … setidaknya bukan dengan pengertian yang tradisional. Setidaknya saya sangat beruntung ketika bertemu dengan beberapa guru yang membawa saya keluar dari kulit telur kecil dan mengajari saya bagaimana untuk terbang. Tidak diragukan lagi, tanpa guru-guru itu, saya tidak akan pernah bisa membawa berita ini kepada Anda.

Jadi, hal pertama yang perlu Anda yakini adalah realitas dapat didefinisikan ulang. Hal ini dapat didefinisikan ulang melalui serangkaian cara yang mudah dilakukan, dan tidak ada yang mengharuskan Anda untuk berbaring di tanah dan menghitung bintang-bintang. Apa yang memang dibutuhkan adalah bahwa Anda menerima dan membuka pikiran Anda terhadap kemungkinan bahwa apa yang Anda pelajari itu mungkin bisa terjadi.

Sekarang ada jawabannya mengapa realitas dapat didefinisikan ulang. Apakah Anda ingin tahu mengapa? Seperti saya katakan di awal, ini tidak akan menjadi hal yang mudah dicerna. Tetapi mari kita lanjutkan… Realitas dapat didefinisikan ulang karena … segala sesuatu yang Anda lihat di sekeliling Anda telah diciptakan oleh Anda. Semuanya!

Ini mungkin konsep yang sama sekali asing bagi Anda atau Anda mungkin telah mendengar hal ini sebelumnya, tapi saya bisa menjamin Anda (bahkan jika Anda pikir ini adalah teori yang paling gila yang pernah Anda dengar) bahwa ini bukanlah suatu angan-angan atau quote-of-the-day. Apa yang akan saya beritahukan kepada Anda bukanlah hal yang tidak ilmiah, tidak dapat dibuktikan atau diukur, dan hanya diwujudkan dalam mimpi. Konsep ini adalah bagian dari Fisika Quantum yang mendalam dan telah dibuktikan melampaui bayang-bayang keraguan dengan banyaknya percobaan dan penelitian ilmiah yang menyimpulkan bahwa “kesadaran manusia” yang menciptakan realitas material.

Tanpa Anda di sana, secara harfiah semuanya kosong, tidak ada apapun. Yah, setidaknya tidak ada “material” di sana. Alam semesta adalah lautan informasi dan energi yang terbelenggu dalam kemungkinan tak terbatas yang kemudian diubah menjadi realitas material oleh kesadaran yang melahirkan realitas fisika yang Anda sebut “nyata” itu.

“Tunggu dulu! Bagaimana itu mungkin? Apakah ini berarti bahwa saya telah menciptakan kaki yang patah (atau perkawinan)? Apakah ini berarti saya memilih untuk mengalami kegagalan, kemiskinan, perjuangan? (Atau menang lotre, hidup bersenang-senang, menghasilkan banyak uang?) Apakah itu berarti bahwa saya bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi pada diri saya?”

Yah … Saya berharap bisa memberikan jawaban yang mudah, tetapi jawaban ini memiliki banyak tingkatan untuk itu. Secara singkat jawabannya adalah: Ya! Andalah yang menciptakan realitas Anda, semuanya. Itu adalah Anda yang memilih di antara berbagai kemungkinan. Itu adalah Anda yang membawa “sesuatu” menjadi ada. Tanpa “Anda”, secara harfiah tidak ada yang eksis “sebagaimana adanya”.

Cobalah untuk memahami ini:

Ketika saya mulai dengan mengatakan, dunia yang kita lihat di sekitar kita memiliki banyak tingkat eksistensi. Yang pertama adalah salah satu yang Anda lihat, dengar, sentuh dan bau. Ini adalah realitas material. Dalam realitas material kita semua adalah makhluk yang terpisah dan benda-benda dan jenis kelamin dan kepribadian dan lain-lain. Dalam tingkat ini semuanya sudah diatur oleh hukum kekekalan energi Newton, yang pada dasarnya mengatakan: benda adalah obyek yang terpisah dan tidak bergerak atau berubah dengan sendirinya kecuali mendapatkan energi dari luar (dibakar, didorong, dipukul). Jika Anda hanya peduli dengan tingkat realitas ini, maka Anda mengerti bahwa segala sesuatu memiliki sebab dan akibat fisika, semuanya sudah terpisah secara individu, dan jika Anda ingin membuat sesuatu terjadi, pada dasarnya anda harus melakukannya melalui suatu bentuk pekerjaan fisika (atau pertukaran energi).

Realitas materi adalah satu-satunya yang memiliki atom dan molekul, dan karena Anda mungkin telah membaca atau lihat dalam buku sains sekolah tinggi, kelihatannya seperti tata surya kecil dengan elektron berputar-putar di sekitarnya dan inti kecil di pusat. Tampaknya segala sesuatu memang teratur dan tampak masuk akal juga.

Namun, ini bukan satu-satunya tingkat realitas. Jika Anda lihat lebih ke dalam atom dan molekul yang menjadikan diri Anda, mobil Anda, pegunungan dan bintang-bintang, Anda menyadari bahwa model yang diajarkan di sekolah menengah sama sekali tidak benar. Tidak ada bola-bola kecil elektron mengelilingi inti sama sekali! Lalu apa yang ada? Apa yang ada hanyalah kabut dari muatan listrik. Oh oke, Anda mengatakan, itu bukan masalah! Jadi ada sedikit kabut tetapi bukan elektron. So What?? Lalu apa masalahnya? Nah, masalahnya, kabut itu tidak benar-benar seperti kabut (awan) yang kita lihat di langit, melainkan kabut PROBABILITAS!

Oke, saya harap tidak membuat Anda bingung karena ini akan semakin menarik. Apa yang dimaksud dengan kabut probabilitas adalah bukan hanya tidak adanya elektron di tempat tertentu, tetapi memang tidak ada elektron dimanapun. Ini adalah kabut probabilitas yang dapat di mana saja dan di mana-mana. Dan dengan demikian, kita telah memasuki ranah Fisika Kuantum …

Oke, Anda telah sampai sejauh ini bukan? Dan Anda mungkin berkata “Oke, jadi jika elektron berada dalam kabut probabilitas, saya kira mobil saya adalah benda padat, dan inti itu adalah yang membentuk benda padat itu bukan?
” Yah tidak demikian. Pertama, inti di tengah sangat kecil dan bisa dibayangkan seperti bola bisbol di tengah-tengah stadion yang besar, bisbol adalah inti dan stadion kosong adalah ruang yang mengelilinginya.

Jadi inti terbuat dari apa? Yah secara tradisional kita diajarkan bahwa inti terbuat dari neutron dan proton dan hanya itu-itu saja. Tapi ketika Anda melihat lebih ke dalam, Anda akan melihat bahwa inti terdiri dari sub-atomic particle seperti boson, lepton, quark, dan sebagainya. Namun, pada tingkat yang paling dasar, mereka terdiri dari Foton … Cahaya! Bergerak dengan kecepatan 186.000 mil per detik dan berkedip-kedip “masuk dan keluar dari keberadaan”.

Masuk dan keluar dari keberadaan pergi ke mana? Nah, itu pertanyaan yang sulit.

Lihatlah bahwa tingkat realitas Quantum tidak mengikuti hukum fisika tradisional sama sekali. Pada tingkat ini, SEMUANYA ada dalam keadaan potensi murni, dalam keadaan kemungkinan yang tidak terbatas. Apa yang menjadi nyata adalah tergantung pada “si pengamat” … “kesadaran” … “Anda”!

Jadi, siapakah kesadaran ini? Dan di mana itu berada? Jika semuanya berada dalam keadaan potensi murni, siapakah yang “mengubah” potensi ini menjadi kenyataan? Sekarang ini akan membawa kita ke tingkat tiga realitas: realitas spiritual. Dan realitas spiritual adalah zona kesadaran universal yang mengelilingi, memegang, menciptakan, meliputi … dan semuanya.

Ini adalah satu kesadaran yang berada di luar ruang dan waktu, “non-local” dan “a-causal”, tanpa awal atau akhir, universal dan “Sumber” dari semua realitas (jangan khawatir jika beberapa istilah yang sedikit membingungkan pada saat ini). Sekarang ketika saya katakan universal, itu berarti sesuatu yang sangat spesifik. Ini berarti bahwa Sumber ini adalah bagian dari segalanya. Itu berarti tidak ada sesuatu yang bukan bagian darinya. Itu berarti ANDA juga merupakan bagian dari itu.

Sekarang bagaimana hal ini bisa membantu kehidupan pribadi Anda? Ini semua adalah konsep yang menarik tapi bagaimana Anda mulai melihat sebagian hasilnya? Yah saya punya kabar baik dan kabar buruk untuk Anda. Dan seperti janji saya kepada Anda, saya akan selalu memberitahu Anda apa yang menjadi kebenaran, walaupun itu membuat Anda tidak bahagia pada awalnya. Jadi, inilah kabar baiknya.

Kabar baiknya adalah, mendefinisikan ulang realitas Anda benar-benar suatu hal yang paling mudah dapat Anda pelajari. Mudah karena berada dalam sifat alamiah Anda. Itu adalah sesuatu yang memang sudah dirancang untuk Anda lakukan. Ini bukan konsep yang asing bahwa Anda harus berjuang mati-matian untuk belajar. Dan jika Anda mau Anda bisa belajar kapan saja Anda inginkan. Tetapi…

Berita buruknya adalah, karena sedemikian besarnya pemrograman manusia yang telah Anda alami, akibat kesalahan pemahaman dan pengertian yang mendasar – mungkin akan memakan waktu cukup lama sebelum Anda dapat mulai menggunakan kekuatan yang menakjubkan ini yang berada dalam diri Anda sepanjang waktu. Ini membutuhkan pelatihan, semangat, dan komitmen yang kuat untuk akhirnya “bangun” menuju realisasi ini.

Jadi apa solusinya? Solusinya sudah tersedia. Anda sudah mulai bergerak maju hanya dengan membaca surat ini dan menyadari adanya kemungkinan untuk mencapai tingkat kekuatan ini (bahkan jika Anda masih belum mempercayai hal ini). Setiap buku yang Anda baca mengenai subjek ini mengakibatkan Anda maju ke depan, setiap hari Anda selalu bertanya-tanya bagaimana agar dapat selangkah lebih maju lagi. Mata Anda tetap terbuka dan mengharapkan yang tidak diharapkan.

Sekarang di sini ada sesuatu yang menghibur untuk diketahui … Anda tidak sendirian dalam perjalanan ini.

Ketika kita masuk ke era informasi, semakin banyak orang yang mendapatkan pencerahan setiap hari di seluruh dunia karena semakin banyak guru yang tersedia untuk mengajarkan apa yang disebut dengan kebenaran. Dan karena semakin banyak individu yang bersedia mengambil komitmen untuk mencapai kebenaran, kita semuanya menjadi tumbuh, secara individual dan kolektif. Dan ketika kita tumbuh, semakin banyak orang menghindari apa yang kita ketahui sebagai “realitas fisika”.

Tidak heran jika menurut Profesor Paul Zane Pilzer, penulis buku laris dari New York Times, kita akan memiliki 10 juta lebih miliuner di dunia dalam 10 tahun ke depan. Dan banyak dari mereka yang masih remaja atau orang muda di bawah 30. Ini bukan dot com atau beberapa teknologi baru lainnya yang sedang kita bicarakan. Ini adalah orang-orang di seluruh dunia yang telah belajar untuk melihat apa yang ada di luar. Yang memahami kekuatan besar yang ada dalam diri mereka. Yang mengerti bahwa apa yang dapat Anda lakukan atau akan menjadi apa, adalah hanya masalah apa yang dapat Anda bayangkan dalam pikiran Anda. Dan kenikmatan terbesar yang saya peroleh dari menulis ini adalah mengetahui bahwa banyak dari mereka diantara 10 juta miliarder itu akan mulai dengan membaca surat sederhana ini.

Akankah Anda menjadi salah satu dari mereka?

—===oooOooo===—

Diterjemahkan oleh: Lambang (LambangMH.wordpress.com)
Sumber: Outlook Inbox
Sumber lanjutan: TheBigView, Wikipedia, WikiAnswers
Gambar: dari sini
Google Similarity Search Result pada tgl 16-Sep-09 : 0 articles

About Lambang MH

Pengamat kehidupan, pengamat kemanusiaan, pengamat spiritual, pengamat teknologi dan pengamat segala macam yang bisa diamati.
This entry was posted in Clipping, Informasi and tagged , , . Bookmark the permalink.

19 Responses to Realitas Spiritual

  1. KangBoed says:

    pertamaaaaaaaaaxxxzzz

    ======================
    :: 😉
    ======================

  2. KangBoed says:

    xixixixixxixiii.. Mendefinisikan RASA.. hahaha.. hanya pejalan yang dapat mendefinisikannya.. dan tiada dapat dimengerti.. seoah hanya teori dan filsafat kosong belaka.. tapi bagi yang merasakan.. seumua teori itu ada dimensi nya

    ======================
    :: 😉
    ======================

  3. TukiPon says:

    Kesekiaaannnzzzzzzzz…. ;p
    Ijin belajar Ngopy dan ngeprint…😀

    ======================
    :: Silahken mas…🙂
    ======================

  4. m4stono says:

    hiiiyaaaaa translate lagi….kang lambang ini memang jempolan boso londonya…bisa boso londo apa saja mas? londo inggeris, londo jerman opo londo perancis sampeyan pasti bisa yak…. 😆

  5. batjoe says:

    ngebut … awas got mas lambang hehehehehhee
    iya nih mas transletan terus mungkin dikejar2 ma tante alexa jadi kudu cepetan larinya hahahahaaa
    tapi bener juga lho kadang artikelnya sering saya pakai untuk presentasi.
    eheeh bilang aja mau lagi ngopy paste disini. ada yang mau saya ambil lagi mas yaitu atikel mendoakan orang lain… mau saya bawakan untuk karyawan2 saya tapi biasa dibumbuin dulu biar mantepzzz.
    boleh ya mas lambang

    ======================
    :: Silahkan mas diambil yang mana, terus dtambahi bumbu apa saja.
    Tante Alexa dah baik sekarang. Saya dikasih bonus 27 ribu… lumayan…🙂

    ======================

    • Fitri says:

      Alexa saya tetap enggak bisa masuk tuh. Ditolak terus sama WP, apa memang enggak bisa dipasang ya?

      ======================
      :: Kalau petunjuk saya yang di sini diikuti dengan benar, dijamin Alexa akan muncul. Mungkin ada penulisan yang salah, coba diperiksa kembali.🙂
      ======================

  6. Lambang says:

    @Kang Tono:
    Saya bisanya cuma ngulek londo ijo sama londo abang je. Campur kecap sama petis sedikit. Wekekekkk…

    @Mas Batjoe:
    Iya mas. Kita ini selalu telat informasi dari luar. Entah karena minat baca yang kurang atau kendala bahasa. Padahal ada ratusan penulis dari luar yang hebat isi tulisannya. Mangkanya saya lebih seneng men-translate gini dengan tujuan memberikan alternatif bacaan. Kalau harus buat artikel dengan mikir sendiri, apalagi yang isinya sangat subyektif… hehehe… ngga kuku deh… rugi di ongkos, malah hasilnya debat pemahaman.

    • m4stono says:

      hiiiyaaaa pake dijamak lagi……buat aja artikel dgn mikir sendiri gicu lho kang….kalo bisa pake judul yg agak sangat provokatif…misalnya “Tuhan benar benar tidak ada” dijamin walhasil banyak yg mampir dan menyangkal, memaki, sampai menghujat dan sampeyan bakal panen visitor lalu alexa turun…..soal nanggepi komeng2 yg “ajaib” itu urusan nanti…xixixixixi…ato pake cara lama “gadis abg esex2 bispak 3gp” xixixixixixi…..selamat menjadi blogger bermahzab aliran sesat……

      ======================
      :: Wekekekekk… sekali-kali di jamak… sekali-kali di jimak…
      Kata orang sono, kalau buat artikel dengan perbandingan 4 : 1 udah cukup bagus. 4 kopian dan 1 buatan sendiri.
      Tapi kalau semua buat sendiri, hihihi… tapek teh… paling-paling saya cuma muter-muter cerita soal keseharian yang isinya mirip obrolan warung. Kalau mau cerita pemahaman pribadi, jelas udah subyektif banget. Kalau mau cerita tentang graphic design, komputer, atau project management, jelas ngga sesuai dengan thema blog. Mau membahas Miyabi dan rekan, ngga cocok juga dengan thema. Huangel banget yo…
      *makanya saya mau ganti nama blog*

      BTW, ide judul itu bagus Kang.
      Cari yang paling provokatif, memutar balikkan pemahaman, dan bisa memberikan bukti. Dijamin masuk koran kang, dengan headline “Blogger aliran sesat mati dibacok blogger aliran suit-suit.” Wekekekkkk….🙂

      ======================

      • m4stono says:

        hiyaaaaa….ya kek blog ku ini pake pemahaman sendiri dan subyektip banget…begitu ada yg nanya bingung mo jawab apa…qiqiqiqiqiqi….makanya disetiap komengku yg panjang2 saya selipin kata2 “ini cuman poendapat wong bodo dan cuma omdo” beyes kan..?? terserah mo mbaca komengku apa tidak ya sumonggo yg penting kita sudah berusaha menjawab pertanyaan…gitu aja kok repot… http://www.gusdurguruku.net

        ======================
        :: Yayaya… bagus juga ituh…
        http://www.singpentingnekatwae.com🙂

        ======================

  7. qarrobin says:

    Banyak makanan disini, kemaren ada pesan email dari Fitri.

    Cerita diatas tentang Marketing ya Kang…
    Kalo tentang fisika, jika dilihat lebih dalam, ternyata cahaya kosmos dipancarkan oleh lampu/pelita/mishbah/quasar/whitehole/nuwr/divine radiation/dimensi yang lebih cepat dari energi/lebih cepat dari cahaya kosmos

    Kalo buat artikel sendiri, ilmu masih sedikit, mending dipake buat komen aja, ga kuku kalo sepanjang tahun memaksakan diri buat artikel sendiri, mending translasi artikel orang lain, tidak memaksakan pemahaman pribadi, bisa melihat peran setiap teman, masih kudu banyak belajar dari teman…

  8. Lambang says:

    Bukan murni tentang marketing sih, tapi tentang fenomena orang barat yang sedang berlomba-lomba mencari kesadaran tinggi.
    Kalau buat artikel sendiri itu sebetulnya bukan masalah ilmu masih sedikit atau tidak. Ada ibu-ibu yang menulis tentang resep masak atau liburan di berbagai kota. Ada yang nulis pengalaman naik delman tapi dikemas dengan menarik. Sebetulnya yang jadi masalah adalah bagaimana menulis dengan baik dan menarik minat pembaca. Lha ini bagian yang syusyah.

  9. lovepassword says:

    Mohon maaf lahir dan bathin, Mas Lambang and poro sederek sedoyo

    ======================
    :: Mohon maaf lahir dan bathin mas Eko. Maaf juga sering ngeledekin sampeyan.😉
    ======================

  10. aw says:

    judulnya yg pas menurut kangboed “TEORI REALITAS SPIRITUAL”
    translate-nya terlalu panjang mas cukup Laa illaha ilallah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s