Menepati Janji

Rini sangat kesal. Sudah berkali-kali dia ditelepon seseorang bernama Susi yang menawarkan suatu produk jasa kepadanya. Susi ini benar-benar bandel. Rini sudah bilang bahwa dia tidak perlu, eh tetap saja ditawari. Katanya, siapa tahu kalau suatu saat perlu. Rini bilang tidak punya uang, eh, dia mengatakan bahwa Rini boleh membayar sebagian dulu, tidak perlu langsung dilunasi.

Bahkan dia menyarankan agar Rini menggunakan uang tunjangan hari raya untuk membeli produknya. Waktu Rini bilang dia biasa menggunakan uang tersebut untuk pulang kampung dan ditabung, eh, dia menyarankan agar Rini menggunakan transport yang lebih murah saja untuk pulang kampung dan sebaiknya menabung setiap bulan dari uang gajian daripada menabung setahun sekali. Bunganya lebih besar, katanya. Aduuh, bisa aja dia ngomong.

Sebenarnya Rini bisa mengerti mengapa Susi sangat gigih. Dia sendiri juga bekerja di bagian penjualan. Rini cukup terkenal sebagai penjual yang paling gigih dan paling berprestasi, karena itu dia dipromosikan sebagai penyelia. Semua orang di perusahaan itu mengagumi prestasinya. Tapi giliran bertemu Susi, Rini geleng-geleng kepala. Kalah deh dia.

Karena Rini memang tidak tertarik dengan produk yang ditawarkan Susi, maka dia selalu menolak. Karena tidak tahan, Rini ingin mengakhirinya. Maka, Rini kemudian menyatakan dengan tegas bahwa dia tidak mau. Rini tahu bahwa dia tidak perlu lagi mengemukakan alasan apapun. Dia hanya berkata dengan tegas bahwa dia tidak mau membeli. “Mengapa?” tanya Susi. “Ga apa-apa. Pokoknya tidak mau,” jawab Rini.

Akhirnya Susi menanyakan apakah dia boleh menelpon lagi minggu depan. Rini mengatakan:” Tidak usah”. “Bagaimana kalau bulan depan?” “Tidak perlu”. Susi beluim putus asa. “Bagaimana kalau tiga bulan lagi?” “Percuma”, kata Rini, “Saya tidak akan beli”. “Kalau saya menelepon setahun lagi?”, tanya Susi. Tawa Rini hampir meledak. Setahun lagi? Lama amat? “Boleh deh” katanya. Masih lama ini. Mana mungkin dia ingat.

Sejak hari itu, Rini terbebas dari Susi. Tapi dia belajar satu hal, kegigihan Susi membuatnya ingin meningkatkan dirinya. Susi tidak pernah sakit hati. Susi selalu tersenyum. Sikapnya terhadap orang lain tidak berubah meskipun orang lain tidak senang terhadapnya. Susi tetap ramah dan sopan. Kelihatan sekali, Susi sangat menyenangi pekerjaannya. Susi tidak menganggap proses menjual sebagai beban, sehingga dia bisa merasa sakit hati apabila gagal. Tidak. Susi menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar.

Pernah Rini bertanya kepada Susi mengenai hal ini. Tapi Susi dengan gembira menjawab bahwa tak ada seorangpun yang harus membeli produknya. Kalau mereka tidak mau, ya tidak apa-apa. Memangnya setiap orang harus mau kalau ditawari suatu produk? Mana ada aturan begitu? Kalau suka, pasti orang akan membelinya, kalau tidak suka ya tidak apa-apa.

Rini ingin berusaha lebih baik. Bukan supaya dipuji atau dikagumi. Tapi supaya dia bisa merasakan kenikmatan dalam melakukan pekerjaannya. Dalam hatinya Rini tahu, dia belum seperti Susi yang tampak begitu menyukai pekerjaannya. Rini mulai mendisiplin dirinya sendiri. Pada saat-saat ingin bermalasan, maka Rini sengaja bekerja lebih giat, lebih banyak menelepon, lebih banyak bertemu calon pelanggan. Pada saat lelah, Rini beristirahat sebentar hanya untuk memulihkan staminanya. Setelah itu langsung mulai bekerja lagi.

Belum satu bulan, Rini sudah mampu meningkatkan prestasinya lebih jauh. Diam-diam dia berterima kasih pada Susi. Susilah yang membangkitkan semangat kerjanya. Entah dimana kini Susi berada.

Tiga hari yang lalu, tiba-tiba ada orang menelepon ke kantor. Ternyata Susi! Susi hanya berkata: “Mbak Rini, saya Susi dari PT ……..Saya pernah berjanji kepada mbak Rini untuk menelepon mbak setahun lagi kan? Hari ini sudah tepat satu tahun sejak saya berjanji dulu. Makanya hari ini saya menelepon mbak Rini.”

Hebat! Rini sudah lupa janji itu. Siapa sih yang mau mengingat-ingat janji pertemuan tahun lalu? Rini memang tidak menyangka kalau Susi akan menepati janjinya. Dulu waktu Susi berjanji, Rini menertawakannya. Kini, Rini mengaguminya. Salut deh.

Rini sampai malu rasanya. Selama ini Rini memang sering melupakan janjinya. Sering sekali sih tidak, tapi ada beberapa kali jugalah. Kini Rini berniat lebih menepati semua janjinya. Dia ingin seperti Susi. Begitu selesai mengucapkan janji, Susi selalu langsung menuliskan janji tersebut di buku agendanya agar tidak lupa. Setiap awal tahun, Susi selalu memindahkan semua janji yang belum ditepati ke agenda yang baru. Pantas, tidak ada janji yang terlupakan. Keep your promise! Never forget!

—===oooOooo===—

Sumber: Menepati Janji oleh Lisa Nuryanti, Pemerhati Etika dan Kepribadian
Gambar: dari sini
Google Similarity Search Result pada tgl 17-Sep-09 : 6 articles

About Lambang MH

Pengamat kehidupan, pengamat kemanusiaan, pengamat spiritual, pengamat teknologi dan pengamat segala macam yang bisa diamati.
This entry was posted in Clipping, Kehidupan, Pencerahan and tagged , . Bookmark the permalink.

22 Responses to Menepati Janji

    • m4stono says:

      wah bagus sekali…tapi saya sering sebel juga sama sales yg gigih kek gini….dah ditolak masih aja maksa…..pake janjian lah..kalo gak bisa sekarang besoklah…dkk….pernah suatu saat ada sales mampir dirumah saya dan nawarin demo produk mesin cuci…berhub saya lagi males lalu saya bilang gak ada duit maaaass….eeehh masih ngeyel….trus sayah bilang wong beli beras aja susah mo beli mesin cuci….si sales masih ngeyel mungkin dalam hatinya “wooo wong gemblung lha wong omah tingkat ngono ngakune ra iso tuku beras” akhirnya si sales pergi ngeloyor sambil agak menggerutu…hihihihihi

      ======================
      :: Kayanya salesnya ngga salah.. hehehe… Lha wong omahe magrong-magrong koq ndak mau beli Electrolux.
      Nih tak kasih tips mas, lain kali jawabnya “Oooo… yang itu saya udah punya. Ada dua tuh dibelakang.” Nanti kalau dia nguber lagi dengan ingin melihat kondisinya atau menawarkan seri yang terbaru, jawab lagi, “Ah yang itu masih bagus koq. Tapi maaf ya saya lagi buru-buru nih. Mau mandi terus mau ngajar, udah telat 10 menit.” Gitchu mas biar ngga repot.
      http://www.gituajakoqrepot.com
      Padahal sih dibelakang masih ada sepuluh lagi. Buat dibagi-bagiin ke mahasiswa… hihihi…

      ======================

  1. Kepada para Saudara-saudaraku yang Tua dan yang Muda. Sungguh betapa tak tahu DIRInya saya, karena belakangan ini saya tak pernah ” NJAGONGI, MENYAPA BALIK dan NYUMANGGAKAKEN ” setiap Saudaraku yang sempat mampir di Gubugku, apalagi sekedar SAMBANG pun saya tak mampu melakukannya. Di kesempatan ini saya hanya memohon maaf atas segala KESILAPAN dan KEALPAAN selama ini dikarenakan KESIBUKAN duniawi yang tak bisa saya bendung dan tolak kehadirannya. Tapi percayalah keberadaan Saudara-saudaraku masih tetep TEMANCEP sajroning ATI.
    Sekali lagi mohon maaf.

    Aku Tresno Pooooooooooooolll marang Sliramu Kang Lambang…haaaaaaaaaaaa…….

    Salam
    Sihkatresnan selalu

  2. Lambang says:

    Kang Gundul,
    Mohon maaf lahir dan bathin.
    Semoga penyelaman ke dalam samudra akan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi Kang Gundul dan bagi sahabat-sahabat blogger.
    Mohon maaf atas guyon-guyon selama ini yang mungkin kurang mengena di hati.

    Aku tresno marang sampeyan lho Kang… wis ra tau muncul maning… slulup teruuuuusss…

    Salam Persahabatan.

  3. sumego says:

    As.Wr.Wb
    Pamuji Rahayu Mas Lambang..

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430H, Taqobalallahu Minnaa wa Minkum, Wa ja’alanallaahu Minal ‘Aidin wal Faizin…Mohon Maaf baik yang “dilahirkan” maupun yang hanya dibatin, mugya tansah pinaringan Kanugerahan Wilujeng Berkahing Gusti Ingkang Maha Asih…tebih ing rubedha niring sambikala…Aamiin

    Salam Salih Asah Salih Asuh

    Wss.Wr.Wb

    ======================
    :: Terima kasih atas kunjungannya mas Sumego.
    Mohon maaf lahir dan bathin.
    Salam Persahabatan.

    ======================

  4. hadir mas lambang

    ======================
    :: Siiip. Rantangnya sudah disiapin tuh…😉
    ======================

  5. KangBoed says:

    Terselip khilaf dalam candaku,
    Tergores luka dalam tawaku,
    Terbelit pilu dalam tingkahku,
    Tersinggung rasa dalam bicaraku.
    Hari kemenangan telah tiba,
    Semoga diampuni salah dan dosa.
    Mari bersama bersihkan diri,
    sucikan hati di hari Fitri.
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H
    Taqobalallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal ‘aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

    ======================
    :: Mohon maaf lahir dan bathin Kang.
    I love you too my brathaar….

    ======================

  6. KangBoed says:

    Kedaling rasa nu pinuh ku bangbaluh hate, urang lubarkeun, ngawengku pinuh ku nyuuh, meungpeung wanci can mustari. Taqabalallahu Minna Wa Minkum
    Wilujeng Idul Fitri 1430 H, sim kuring neda dihapunten samudaya kalepatan.
    Kuring neda dihapunten kana samudaya kalepatan, boh bilih aya cariosan anu matak ngarahetkeun kana manah, da sadayana oge mung saukur heureuy, manusa mah teu tiasa lumpat tina kalepatan jeung kakhilafan

    ======================
    :: Ngaturaken sugeng ariyadi katur KangBoed.
    Nyuwun pangapunten lahir lan batin tumrap sedaya dosa kula.
    Mugi kita tansah pinaringan rahmat lan hidayah saking gusti Allah.

    ======================

  7. etikush says:

    saya mohon maaf atas semua kesalahan saya, yach…🙂

    ======================
    :: Sama-sama mbak.
    Saya mohon maaf lahir dan bathin atas semua kesalahan saya.

    ======================

  8. Luar biasa….postingan mas lambang kali ini membuat pelajaran yg sangat berharga sekali bagi diri sy pribadi agar dapat berbenah diri menjemput kebenaran yg hakiki.

    10 bulan sudah lebih kurangnya sy bertemu mas lambang secara zahir dan sy rasakan bahwa perasaan kasih dalam persahabatan tdk berkurang sedikitpun malah terkadang rasa rindu ingin berjumpa lagi selalu membayangi diri kendatipun sy jarang berkunjung ke blog mas lambang. Yaa….sy akui beginilah sy, hanya seorang insan yg apa adanya dan biasa biasa saja. tetapi jika di karenakan itu membuat diri ini merugikan orang lain, maka semoga pintu ma’af terbuka untukku. Terimalah sungkem Hormatku sbgai permintaan ma’afku pada saudara2 sekalian ter khusus mas Lambangku yg selalu terbayang senyum dibibir (sy masih ingat cara bicara, senyum, tertawa dan gerak geriknya mas lambang).

    Izinkan sy beserta istri mengucapkan MOHON MA’AF LAHIR DAN BATHIN, Selamat IDUL FITRI 1430H.

    Salam Fitrah semoga senantiasa meliputi diri mas lambang beserta keluarga
    Salam Persahabatan selalu

    ======================
    :: Hihihi… jadi malu, dibacain sama mas PJ.😳
    Saya juga mohon maaf lahir dan batin dari lubuk jiwa yang paling dalam.
    Saya juga mohon maaf kalau ada komen atau pertanyaan yang kurang berkenan di blog mas PJ. Maklumlah, saya ini mungkin kebanyakan praktek tapi kurang teori, jadinya suka bingung kalau baca artikel syari’at, fiqih, dan tafsir.
    Mohon maaf lahir dan bathin juga untuk mbaknya. Sedih juga rasanya melihat mbaknya belum diijinkan untuk buat blog sama mas PJ… hehehe… padahal bagus lho untuk menambah wawasan ataupun pencerahan.
    Mudah-mudahan kapan-kapan saya bisa mampir lagi ke padepokan mas PJ.
    Salam Persahabatan.

    ======================

    • m4stono says:

      weee lha sampeyan itu kebanyakan praktek dan kurang teori to kang lambang….kok kebalikan sama saya yang kebanyakan teori sampe berbusa busa tapi prakteknya nol….yaaa istilah kerennya “pakar” alias tanPA KARya……

      gini aja kang biar saling melengkapi dan simbiosis mutualisme maka saya yg memaparkan teori dengan judul yg sangat provokatif lalu diposting diblog sampeyan atas nama sampeyan dan giliran bermunculan komeng2 “ajaib” tugas sampeyan lah yg mengcounter komeng2 tsb…gimana….qiqiqiqiqi :mrgreen: mohon mangap sekali lagi ya kang…kan dah mangap2an……..kaaaaaaaaaabuuuuuuurrrrr sandalmu tak bawa yooooo……………

      ======================
      :: Lha aku ki montir sepeda je. Golek buku cara reparasi sepeda nang Gramedia ora ketemu. Dadi yo wis lah, ora nganggo teori macem-macem, langsung praktek wae. Paling nek sepedane soyo rusak terus digowo neng bengkel liyo.

      Bagus juga tuh idenya Kang, simbosis ora-mutualisme… tapi sudah pernah saya komen nanya yang aneh-aneh malah disangka nguji, padahal emang ngga ngerti beneran lho.
      Susah ya jadi orang bodo kaya saya ini. Nanya disangka nguji, ngga nanya malah makin bodo. Yo wis praktek wae lah… hehehe…🙂

      ======================

      • m4stono says:

        wakakakakak…….nek sampeyan wis praktek lha aku malah gur iso ngalamun mbukak bengkel sepeda lan dadi bos…..duh bodone aku……🙄

        heheheheheh….kalo nanya yg aneh jgn tanggung2 kang… sekalian aja ….”mas nduwe adik sing ayu pora…adikmu nggo aku gelem pora”….padahal tema bloge agama….qiqiqiqiqiqi

        ======================
        :: Hehehe… Kang Tono iki ide-ne akeh banget lho.
        Cocok nek nggawe blog “Tips untuk Entrepreneur Sableng” hehehe…
        Bener lho Kang, coba dideleng sejarahe wong-wong hebat lan sugih. Mesti rodo sambleng bin gembleng. Einstein, Bill Gates, George Bush, Gus Dur, Kick Andy, Tukul dll.
        Nek adine Kang Tono kanggo aku piye… wekekekekkkk…..🙂

        ======================

      • m4stono says:

        wah anda belum beruntung kang….saya ndak punya adik….wakakakakak…cuciaaan deh…….kalau mau ngatemi d blog saya itu sampeyan pek juga ndak apa2 …ayu tenan lho ra ngapusi…tingggal di klik kanan lalu save as…dah jadi milik sampeyan….qiqiqiqiqiqi….ndilalahe saya ini sableng byayakan, pecicilan, methakil, kemaki, ndableg, ngeyel, elek sisan tapi kok ndak sukses2 yoh….ketoke awit mbiyen yo ajek wae…dan saya mbandingin ama kang lambang yang guanteng, sugih, pinter, alim, dan sopan kek bumi dan langi ama saya….qiqiqiqiqi :mrgreen:

        ======================
        :: Wah jelas salah kuwi.
        Aku iki yo sambleng, gembleng, biyayakan, petakilan, pencilakan, kemaki, tuwek, elek, ngentutan.

        Nek ra nduwe adi, piye nek adine tonggone Kang… hehehe…🙂
        ======================

    • m4stono says:

      nih kang…melanjutkan diskusi kita kemarin2 tentang kontroversi…tak kasi link blog kontroversi tapi gak terlalu juga….. http://eddycorret.wordpress.com walaupun sekarang gak terlalu keurus tapi menarik buat baca2….atau jangan2 ini blog lain dari kang lambang…hihihihi :mrgreen:

      ======================
      :: Coba tak baca-baca dulu Kang.
      Tapi kalau FFI jelas paling seru tuh…🙂

      ======================

  9. adi isa says:

    wah, postingan ini penuh hikmah.

    ======================
    :: Terima kasih kunjungannya mas Adi Isa.🙂
    ======================

  10. qarrobin says:

    hadiiiiirrrrrrrrrrrr
    praktek aja belum becus
    teori juga baru belajar
    perlu banyak belajar ama kombinasi Lamtono

    kabooooooooooooooooooorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr…………………

    ======================
    :: Lamtoro saja mas. Lambang-Tono-Qarrobin… wekekekkkk🙂
    ======================

  11. TukiPon says:

    Kang Lambang …. Numpang Padepokanya untuk uluk salam kagem kadang Mas TONO…. Sebab Mau komeng di padepokanya ada keterangan “TAMU WAJIB LAPOR” :p

    —————————-
    Mas TONO….

    NGATURAKEN… SUGENG RIYADI 1430 H

    Mugi Amal saha Ibadah kita sedaya wonten ing sak lebeting Alam Gesang Saged dipun tampi kalian Gusti Ingkang Maha Kuwaos Lan boten kesupen kula ngaturaken agunging Samudra pangaksami dumateng Mas TONO Sakeluarga… Mbok bilih wonten ing saklebeting kekadangan ing Padepokan mriki Wonten salah ucap saha salah atur kula ingkang kirang nujuprono ing saklebeting manah Mas TONO lan para Kadang. Sepindah malih kula ngaturaken agunging Sih Samudra Pangaksami… lan mugi Gusti ingkang Maha Kuwaos Purun hanglebur kesalahan kito sedoyo. Amiin…

    Salam
    Sihkatresnan Selalu😀

    ======================
    :: Monggo mas TukiPon.
    Kang Tono, ada yang mau kirim parcel nih…🙂

    ======================

    • m4stono says:

      ooo njih mas Pon…sami2 mbokmneawi kawulo inggih ugi wonten kalepatan2 dumatheng panjenengan….teng griyo kulo satpame mboten galak kok mas namung wonten siunge cacah papat sak pisang rojo nanging mboten nyokot gur mbrakot kemawon…kawulo tenggo lho griyane badhe dipun damel kapan?

      ======================
      :: Ikutan nguping…
      Wuooo… jadi rencana mau bangun rumah 50 buah itu sudah jadi tho… Tak pikir masih rencana. Pancen developer top markotob. Mbok aku dikirimi fotone, ben iso kanggo ethok-ethok omahku ngono lho…
      http://KangTono_RealEstate.com🙂

      ======================

      • m4stono says:

        wkakakakak….real ISTAT…ISone TAngi Turu……halah kanglambang ki…iso wae…lha wong mingsih abg kok…mesti rapercoyo nek aku iki isih enom…durung mbojo…lhawong tembe lulus SMA wingi2 kok…mulane kang nek sampeyan nduwe adik ayu seko sampeyan opo adi ipe tak pek e ben awake dewe iso seduluran…..nek ayu lho…nek ora yo emoh…qiqiqiqiqi…..kaaaabuuuuuuuurrrrrr

      • TukiPon says:

        Waduh lha kok ada penunggune pake Siung sak Gedang Rojo maneh, nggiiilanii, medeni serem tur enak kalo di makan tuh Gedang Rojonya (di geGED bar maDANG ROsone JOssss) wekekek
        Lha kalo masalah Griya yang mau buat kan Mas developer tooo… bukan saya maupun mas lambang dang mas Tono yatoo… yatooo….😀 padahal saiki developer itu udah mbiayah/uookeehh baunget…. sing endi ya mas developere…????
        ini kalo mau lihat poto rumah kang lambang dan kang tono http://www.rumahkanglambangdankangtono.com

        ======================
        :: Sing ngendi tah ono siyung gedi-gedi? Rumah contohnya KangTono ya…🙂
        ======================

  12. TukiPon says:

    itu link yang di kasih dri mas developer…😀

    ======================
    :: Hihihi… linknya ngga konek…🙂
    ======================

  13. TukiPon says:

    lha wong real ISTAT…ISone TAngi Turu kok jadi linknya ya gituuu… nggak ada ;))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s