Personality Disorder

Menurut Wiki, Gangguan Kepribadian (Personality Disorder) adalah pola pengalaman batin dan perilaku yang jelas-jelas menyimpang dari ekspektasi budaya individu tersebut. Diagnosis gangguan kepribadian bisa sangat subjektif, namun pola perilaku yang tidak fleksibel dan merasuk sering menimbulkan kesulitan pribadi dan sosial, serta gangguan fungsional umum. Pola yang kaku dan berkelanjutan dari perasaan, pikiran dan perilaku dapat dikatakan disebabkan oleh sistim keyakinan yang mendasar dan sistem ini disebut sebagai fantasi tetap atau kerusakan pada fungsi kognitif.

Di Indonesia, gangguan kepribadian terkadang disebut dengan kata lain yang dianggap memiliki arti yang sama, yaitu: singit, sinting, error, gokil, sableng, gemblung, atau bocor alus.

Contoh beberapa kasus gangguan kepribadian bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

[klik gambar untuk memperbesar]

615.jpg 625.jpg

14.jpg 15.jpg

609.jpg 610.jpg

Dikemas oleh: Lambang (LambangMH.wordpress.com)

 

 

 

 

 

 

 

 

About Lambang MH

Pengamat kehidupan, pengamat kemanusiaan, pengamat spiritual, pengamat teknologi dan pengamat segala macam yang bisa diamati.
This entry was posted in Clipping, Humor, Informasi and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

26 Responses to Personality Disorder

  1. yos says:

    Di Indonesia, gangguan kepribadian terkadang disebut dengan kata lain yang dianggap memiliki arti yang sama, yaitu: singit, sinting, error, gokil, sableng, gemblung, atau bocor alus.

    kurang 1 lagi itu bos “SARNO” SARAPE KENO… hahahaha….

    ======================
    :: Ah iya, tak catet ah, Sarno…🙂
    ======================

  2. m4stono says:

    huahahahahaahh….kalo yg bocor alus itu saya pertama kali denger dari temenku……artinya ya agak gila dikit….tapi dikit aja yaa gak byk2:mrgreen: ada juga yg bilang “kurang sinyal” ….”bad sector” …..malah ada yg bilang “kabel 27 yg putus 29” hihihihihi ada2 aja….

    ======================
    :: Saya pertama denger isitlah bocor alus itu juga bingung, apanya yang bocor… ternyata sarapnya yang bocor…🙂
    ======================

  3. eMina says:

    gambar2nya salah kostum semua itu:mrgreen:

    bnyk sekali bentuk2 personality disorder yang lain, dan yg paling mengerikan adalah serupa kepribadian ganda yang mengarah pada kriminalitas; seperti kasus pada psikopat.

    ======================
    :: Oiya, kalau yang itu keknya malah masuk kelompok mental disorder…🙂
    ======================

  4. eMina says:

    diposting jam 3 pagi ?😯

  5. eMina says:

    ar yu sur?
    sepertinya begitu. dan mas tono juga begitu? wah apakah itu termasuk personality disorder juga?:mrgreen:

    *kabur

  6. batjoe says:

    mas apakah ganguan mental saat putus cinta bisa dikatakan personality disorder???
    karena anak muda sekarang banyak yang begitu diputusin langsung “geblek” ???
    ini linknya
    http://akbarderiansyah.blogspot.com/2009/03/cowok-lbh-menderita-krn-putus-cinta.html

    (tapi bukan saya mas hehehehehe sayakan buaya bukan cicak whakakakakak..)

    • Lambang says:

      Jadi begini: *halah*
      Kaum pria itu gengsi dan egonya lebih tinggi dari kaum wanita. Jadi begitu diputusin, egonya tersentuh dengan keras. Kalau urusan yang lain kan bisa maki-maki, main gebuk atau main hajar. Tapi kalau urusan yang ini, dia ngga bisa berbuat apa-apa. Mikir panjang juga mau maki-maki atau gebukin calon mertua. Akibatnya ya jadi geblek karena ngga ada penyaluran ego itu. Coba kalau si cowok itu keren dan berduit, solusinya kan jauh lebih gampang. Tinggal gandeng Agnes Monica aja…🙂

  7. sikapsamin says:

    Saya mau komen apa ya..?!?
    Mm..mm..nggak jadi aaahhh, nanti malah ketahuan disordernya…

    Salam…DISORDER

  8. m4stono says:

    saya jadi teringet kata mas lambang kalo semua itu ada perimbangannya….misalnya gini kalo diberi kelebihan pasti diberi kekurangan juga pada porsi yg sama….seperti einstein yg jenius tapi juga rambutnya awut2an/nyleneh…..keknya juga para filsuf2 besar mungkin lho….danadannya dan kelakuannya juga nganeh anehi….di pilem2 juga gitu…profesor2 itu tingkahnya diluar kenormalan….prof Damarjati juga gitu kalo ceramah sarunya luar biasa…:mrgreen: mungkin si hans nya mas qarrobin juga nyleneh juga kali…..bahkan khidir juga sangat nyleneh….tapi banyak juga blog2 spiritual yg saya kunjungi keknya komengnya pada jaim….mungkin mereka sudah bisa mengendalikan emosionalnya dgn efektif kali yak ato jangan2…jangan2…..alaah embuh ah….:mrgreen:

  9. Lambang says:

    Saya pernah melakukan pengamatan terhadap teman-teman di rumah atau kantor. Kalau mereka tutur-bahasanya sangat halus, biasanya pada kondisi kebalikannya malah bisa ekstrim kasar. Tapai kalau sehari-hari wajar-wajar saja, kalau pas marah ya wajar juga, ngga terlalu ekstrim. Jadi ada keseimbangan kiri dan kanan. Tapi kalau sehari-hari kelakuannya sudah condong ke kiri (bawel, nyebelin, sinis dll), ini yang sulit ditebak ekstrim kiri dan kanannya.

    Lha kalau ada blogger yang jaim, coba aja diuji dengan dikatain onta, sapi atau bebek panggang. Tapi pakai IP-Hide biar ngga kelacak IP addressnya. Entar kan kelihatan wujud aslinya gimana… kakinya nginjek tanah atau engga:mrgreen:

  10. m4stono says:

    saya kok kalo urusan kerja mengerjain itu kok ndak tega juga…walopun saya ini orangnya usil juga, atutnya ntar malah nesu betulan hihihihihih……

    tapi betul juga mas, saya juga sebenarnya agak heran bin nggumun kalo ada orang yg cerita muluk2 mengenai pengalaman spiritualnya…..ndak mau nyebut merek…sebab menurut persepsi saya kalo orang yg benar2 sudah tercerahkan itu agak segan menceritakan pengalamannya lebih2 di blog yg urusannya bisa dibaca wong sak ndonya….dan bisasanya kalo yg bener2 spiritualis sejati itu ndak banyak omong tapi sekali omong langsung kena sasaran pokoke jauh beda dgn kumbokarno ini …tur ya apa mungkin ya mereka2 spiritualis itu kober2nya ngeblog apalagi sampe nantang2 nyari “musuh” buat diajak debat masalah keagamaan/ketuhanan….mungkin dari sini kita bisa melihat sekilas taraf kedalaman spiritual para komengtator kalo urusannya melihat keluar….tapi lebih baik ya melihat diri sendiri sebelum melihat keluar……. :mrgreen:

  11. Lambang says:

    Sepertinya itu masih bagian dari penampilan ego itu Kang. Lha wong kalau kita mindik-mindik sambil nutupi manuk biar dianggap rendah hati gitu, mbaliknya ya ke ego lagi.

    Memang agak aneh kalau ada spiritualis sejati terus ngeblog. Niat baiknya sih sudah kebaca, untuk menyadarkan seluruh umat manusia, atau memberikan contoh suri tauladan yang baik. Kalau yang basisnya Islam, ya ingin menjadikan dunia ini Islam semua. Kalau yang basisnya spiritual universal, ya pingin membagikan kawruhnya ke seluruh umat.

    Yang jelas memperbaiki kelakuan itu ya harus berasal dari diri sendiri. Selalu melihat ke dalam. Sama seperti yang KangTono sampaikan itu.:mrgreen:

    Tapi ada juga yang berpendapat bahwa memberi petunjuk itu harus dengan kekerasan karena kalau dihalusin tidak akan mempan. Kalau perlu dimaki-maki dulu, ditabokin, biar sadar. Kalau yang kek gini bisa ditebak sumbernya dari mana… ngga mau nyebut merek juga ah…🙂

    • Jangan paksa orang untuk berubah. Berubah itu sulit.

      Biarkanlah mereka memilih cara terbaik bagi kehidupan mereka sendiri,
      karena adalah hak mereka juga untuk hidup dalam cara yang nyaman bagi mereka.

      Mengertilah bahwa;
      Berubah itu sangat sulit.
      Janganlah paksa orang yang merasa sulit untuk berubah.
      Berubah itu sangat sulit.

      Sangat sulit untuk memaksa diri ini untuk melakukan perubahan,
      bahkan yang kecil, walau pun untuk yang penting.

      Lebih mudah untuk tidak berubah,
      dan meneruskan hidup dalam kesulitan.

      Maka,

      Jangan paksa orang untuk berubah. Berubah itu sulit.

      Berkasih sayanglah.
      Perubahan itu tidak mudah, terutama untuk memperbaiki kualitas hidup.

      Lebih mudah meneruskan apa adanya,
      walau pun tidak mudah hidup dalam kesulitan.

      Maka jangan ganggu dia yang sulit berubah,
      walau pun itu untuk kebaikannya sendiri.

      Biarkanlah dia mengutamakan yang mudah sekarang,
      karena dia tidak keberatan dengan kesulitannya.

      Berubah untuk kebaikan itu sulit,
      lebih mudah untuk meneruskan kelemahan hidup.

      Maka, lebih berkasih-sayang lah.

      mohon ijin kirim pesan dari Pak Mario Teguh :mrgreen:

    • Lambang says:

      Pada dasarnya merubah orang lain itu memang sulit, dan memang tidak perlu.
      Karena kita merasa bisa berubah, lalu kita memaksakan bahwa orang lain pasti juga bisa berubah. Jelas ini analogi yang salah, karena komparasinya terhadap diri sendiri.🙂

  12. sikapsamin says:

    Soal SPIRITUALIS-SEJATI saya ingat dawuhe simbah, begini : ” Itu sudah mencapai tingkat jumbuhing-paradoks. Awang-Uwung “.

    Saya pakai terminologinya kangmas M4stono, othak-athik-gathuk bin ngawur, SPIRITUAL saya urai jadi SEPI ing RITUAL…

    Tapi saya seneng, mingturut mas Yos diatas, SABLENG masuk guiness book of Disorder Reckord…hi..hi..hi..wus kadung sableng aku

    Salam…SABLENG

    • m4stono says:

      Soal SPIRITUALIS-SEJATI saya ingat dawuhe simbah, begini : ” Itu sudah mencapai tingkat jumbuhing-paradoks. Awang-Uwung “.

      =====================

      sik…sik….simbahe mas samin ki wong endi yo….kok baru tahu istilah “jumbuhing paradoks” …kombinasi antara boso jowo karo boso londo…uapik tenan…kalo saya punya istilah lain “tan kena what ever you want” artine opo yo….wis embuh lah :mrgreen: salam buto bocor alus……

  13. sikapsamin says:

    Salam juga mas Batjoe,
    maaf agak telat respons dan sementara blm komeng ditempat mas Batjoe.
    Soalnya sedang kemaruk main kerumah mas M4stono, sudah berhasil buka Diskus..huhui

    Maaf mas Lambang, ngobrol ditempat njenengan
    Salam…KEMARUK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s