Penyembuhan Kebutaan dengan Stem Cells

Heather Pelletier dan putrinya yang berusia 8 tahun, terpilih sebagai calon pasien yang memenuhi syarat untuk operasi dengan metode stem cells . Perawatan dengan stem cells ini memang masih kontroversi, tetapi kesembuhan yang diperolehnya akan dapat mengubah pandangan orang tentang hal yang dianggap kontroversi itu.

Sebagai tambahan informasi, stem cells adalah sel tubuh yang banyak ditemukan pada primata bersel majemuk, yang mampu untuk membelah diri dan menyesuaikan diri dengan organ tubuh tempat dimana dia berkembang.

Hayley telah buta sejak lahir, menderita menderita kerusakan pada optic nerve hypoplasia , atau ONH, penyebab utama kebutaan pada anak-anak. Saraf optiknya, yang mengirimkan sinyal-sinyal visual dari mata ke otak, kurang berkembang. Dia hanya bisa melihat cahaya dengan matanya hanya pada benda sejarak sekitar 10 meter, sedangkan pada umumnya seorang anak dengan penglihatan normal bisa melihat sampai pada jarak sekitar 1 kilometer.

Musim gugur yang lalu, Hayley masuk SD kelas 1 dan belajar berjalan dengan tongkat dan membaca Braille. Dokter ibunya mengatakan tidak ada obat atau perawatan yang tersedia untuk putrinya. Kemudian pada bulan Agustus, ibunya menemukan situs Web tentang Schepens Eye Research Institute di Universitas Harvard.

“Mereka menyatakan bahwa mereka telah berhasil menyembuhkan kebutaan pada tikus dengan stem cells“, kata Pelletier. “Tetapi itu kan keberhasilan pada tikus. Saya juga ingin mendengar tentang keberhasilan dengan manusia yang buta.”

Ibunya kemudian mengetahui ada lembaga yang bernama Bieke Biotechnology, sebuah perusahaan yang bertindak sebagai perantara yang menghubungkan pasien di seluruh dunia dengan rumah sakit di Cina dan di tempat lain yang melakukan percobaan penggunaan metode stem cells untuk pasien dengan berbagai kondisi medis, termasuk yang diderita oleh Hayley.

Perlu waktu enam minggu bagi ibunya untuk selalu mengantar Hayley ke dokter, MRI, tes darah dan pemeriksaan lainnya yang membuktikan kepada Bieke Biotechnology bahwa dia cukup sehat untuk memperoleh manfaat dari perawatan stem cells.

“Pada dasarnya semua pemeriksaan itu hanyalah hiburan saja”, katanya. “Mereka hanya ingin meyakinkan saya bahwa Bieke Biotechnology sangat teliti dan berhati-hati.”

Pada tanggal 19 November 2009, Pelletier dan Hayley pergi ke Rumah Sakit Xiaoshan di Hangzhou, China. Pelletier sepanjang perjalanan bertanya-tanya sendiri dalam hatinya. Apakah dia sudah melakukan hal yang benar untuk putrinya? Apakah stem cells akan membantu? Bisakah dia menyetujui biaya sekitar $20.000 untuk perawatan, belum lagi untuk perjalanan dan biaya tinggal di sana?

Untungnya, teman-teman Pelletier di lingkungan operator 911, segera menggalang pengumpulan dana untuk membantunya. Lions Group setempat siap membantu. Salah seorang relawan kemudian membuat copy dari CD tentang liburannya sendiri, dan kemudian menjualnya seharga $5 per keping, dan menyumbangkan seluruh hasil penjualannya untuk biaya pengobatan. Secara gotong-royong, mereka berhasil mengumpulkan dana yang hampir senilai dengan tagihan dari rumah sakit.

Selama enam minggu mereka di China, Hayley memiliki tujuh perawatan dengan stem cells yang diambil dari tali pusar, bukan stem cells yang kontroversi itu, yang diambil dari embrio.

Pelletier setiap hari selalu memberikan info perkembangan perawatan itu kepada saudara, teman dan rekan kerjanya melalui blog yang ada di Bieke Biotechnology. Setelah menjalani dua kali perawatan, Hayley dapat menghitung jari pada jarak 1 meter dan membaca nomor kamar berukuran 15 cm dari jarak 4 meter. Setelah tiga kali perawatan, dia bisa melihat empat persegi panjang berwarna pada layar laptop ibunya dari jarak sekitar 3 meter.

Seminggu kemudian, Hayley mampu mengikat selimutnya. Dia tidak pernah bisa mengikat tali sepatu sebelumnya, karena dia tidak bisa melihat tangannya.

“Saya tidak pernah melihat dia begitu bangga pada dirinya sendiri.” Pelletier menulis. “Dia telah mengikat tali sepatu olahraga saya sepanjang hari.”

Pada tenggang waktu di antara perawatan, Hayley berlatih dengan ahli terapi, menulis huruf dan angka di papan. Setelah lima kali perawatan, Hayley mampu membaca kata “outlet” pada sebuah pusat perbelanjaan di dekatnya dan membaca tulisan O-T-H-K di tas belanjaan ibunya.

Mereka pulang beberapa hari sebelum Natal. Dokter di Cina percaya bahwa penglihatan Hayley dapat terus membaik selama sembilan bulan kemudian. Dia kemudian belajar menulis di sekolah, dan sekarang dia sudah naik kelas dua.

Dia membuat gambar orang di atas kertas. Dia bisa mengenali warna dengan mudah. Dia dapat melihat lampu jalan di siang hari bolong dan menonton televisi dari jarak 1 meter.

“Ini sangat luar biasa,” kata Pelletier. “Pada dasarnya, seluruh kualitas hidupnya baru saja mendaki sampai 110 persen. Dia tampak begitu bahagia.”

Kepercayaan dirinya telah melonjak juga. Pelletier berhasil mengucapkan beberapa kata di sebuah perjamuan Lions Club, tetapi dia mengakui bahwa dia tidak terlalu nyaman ditatap oleh ratusan mata. Tetapi Hayley tidak.

“Saya membawa pulang anak yang berbeda dari China. Dia berdiri di atas kursi dan menceritakan kepada mereka semua pengalamannya di sana,” kata Pelletier dengan rasa heran. “Kemudian dia mengucapkan terima kasih kepada mereka atas dukungannya selama ini.”

Blog Hayley muncul di situs web milik Bieke Biotechnologywww.stemcellschina.com – bersama dengan berbagai cerita dari pasien lain yang dirawat dengan stem cells, dengan berbagai tingkat keberhasilannya untuk berbagai masalah, mulai dari cerebral palsy sampai ke cedera tulang punggung dan autisme.

Jadi, jika Anda mengenal beberapa orang atau relasi dari orang-orang yang menderita berbagai keluhan seperti gagal penglihatan, gagal ginjal, kerusakan liver, cerebral palsy, spinal injury, autisme, dan berbagai penyakit lain yang sulit disembuhkan, cobalah untuk membuka website www.stemcellschina.com atau www.beikebiotech.com.

Berbagai informasi maupun pengalaman berobat di China juga dapat dilihat pada website [ini], [ini], dan [ini].
Informasi lengkap tentang transplantasi liver, termasuk faktor kejiwaan, filosofi dan medis, bisa dibaca pada buku “Ganti Hati” oleh Dahlan Islan, atau bisa dilihat pada blog-nya di [sini].

Sumber: dari sini
Terjemahan oleh: Lambang (LambangMH.wordpress.com)

About Lambang MH

Pengamat kehidupan, pengamat kemanusiaan, pengamat spiritual, pengamat teknologi dan pengamat segala macam yang bisa diamati.
This entry was posted in Informasi, Kesehatan and tagged , . Bookmark the permalink.

12 Responses to Penyembuhan Kebutaan dengan Stem Cells

  1. semoga penemuan itu memang banyak memeberi maslahat,..

  2. eMina says:

    Jd stem cell itu diambil dr hewan apa?

  3. m4stono says:

    kalo buat nyembuhin kebutoan kek saya ini bisa gak kang?:mrgreen:

    • Lambang says:

      Ngga bisa Kang, karena buto itu hanya makhluk imajinasi yang diasumsikan ada.:mrgreen:

      • m4stono says:

        waduuuh tobil tobiiil anak kadal…ra iso mari to jebulane….kalo gitu pake metode baru aja….asumsikan saja saya dah sembuh lalu diasumsikan diobati pake ini….asumsi-asumsi = tidak asumsi…kesimpulannya buto itu betul2 ada :mrgreen: mlayuuuuuuuu

      • batjoe says:

        ndak bisa mas ton..
        ya harus dari butonya sediri.. nyadar ndak sudah jadi buto hehehehehehe

  4. ABDUL AZIZ says:

    Sejak kapan penyembuhan semacam ini dilakukan ? Apakah juga sudah banyak yang berhasil ?
    Mudah-mudahan upaya ini dapat memberikan harapan bagi mereka yang membutuhkannya.

    • Lambang says:

      Sudah cukup lama mas. Setahu saya sekitar 2005 (atau 2007 ya) sudah mulai ada penyembuhan dengan menggunakan metode stem cells.

  5. sikapsamin says:

    Hebat juga metode stem-cells ini, cells-nya dari tubuh sendiri…
    Cuma kok biayanya Ijo juga ya, mungkin high-end sih…
    Jadi bagi golongan yang pas2an…kalau mau berobat musti dikawal Buto-Ijo!?!

    Akhirnya judulnya begini : “Penyembuhan Buta oleh Bantuan Buto”

    Salam…STEM CELLS

    • Lambang says:

      Bisa meniru cara ibunya Hayley itu, dengan penggalangan dana bantuan. Mungkin lewat blog atau mass media seperti Ibu Prita.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s