Mari Sebarkan Orgonite di Indonesia

Mungkin sebagian dari Anda sudah mengetahui apa yang disebut dengan Orgone dan Orgonite. Bagi yang belum tahu, saya berikan penjelasan singkat.

Orgonite adalah perpaduan material sederhana (serabut logam, batu kristal dan resin) yang dicetak dalam berbagai bentuk dan berfungsi untuk menyeimbangkan energi yang ada di alam dengan melakukan konversi enerji negatif menjadi enerji positif. Enerji yang dihasilkan ini disebut dengan Orgone.

Tampilan Orgonite sangat bervariasi tergantung pada bahan baku dan cetakan yang digunakan. Beberapa bentuk Orgonite dapat dilihat di sini atau di sini.

Continue reading

Posted in Alam Semesta, Informasi, Kehidupan, Kemanusiaan, Kesehatan | Tagged , , , , , , | 91 Comments

Mengapa Kita Terkadang Berperilaku Aneh

Kemarin malam, saya berjalan-jalan di salah satu taman. Saat itu saya sedang menikmati kesendirian. Setelah hampir sekitar setengah jam saya berjalan, tiba-tiba ada seorang wanita di taman yang berteriak, “Hei macho… sini dong…” Dia kemudian melambaikan tangan ke arah saya. Saya cenderung untuk mengabaikannya karena saya pikir saya tidak kenal dengan orang itu, atau mungkin dia memanggil orang lain yang ada di dekat saya. Tetapi rasa ingin tahu saya meledak keluar. Saya berhenti.
Continue reading

Posted in Kehidupan, Kemanusiaan, Refleksi, Renungan | Tagged , , , | 143 Comments

Pemimpin, Pasrah dan Nerimo

Sejak kecil dulu, simbah selalu berpesan agar dalam mengarungi kehidupan ini kita selalu pasrah dan nerimo. Pasrah artinya menyerahkan semuanya pada kehendak Tuhan, Allah atau Gusti Allah. Nerimo maksudnya tidak boleh mengeluh atas apapun yang terjadi pada diri kita, baik tentang masalah pekerjaan, perlakuan orang lain, interaksi dengan keluarga dan lingkungan, kesehatan dan lain-lain. Semuanya cukup dilakoni dengan sabar dan selalu mengedepankan sikap yang bijaksana, simpati dan empati.

Continue reading

Posted in Kehidupan, Kejawen, Kemanusiaan, Refleksi | Tagged , , , , , , , , , | 21 Comments

Idul Fitri 1431H

Kepada sahabat dan pengunjung yang pernah mampir di sini, saya mengucapkan Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Semoga kita juga dapat segera melupakan rasa sebel, benci, marah, dendam dan berbagai perasaan buruk kepada orang lain, yang secara sengaja maupun tidak sengaja telah berbuat sesuatu yang tidak menyenangkan bagi kita.

Memaafkan orang lain dari lubuk hati yang paling dalam, dibarengi dengan permohonan maaf yang tulus dan ikhlas,  jelas merupakan akhlaq yang sangat mulia.

Semoga Tuhan selalu menanamkan akhlaq mulia tersebut ke dalam hati kita semua. Amieen ya robbal alamieen.

Salam Persahabatan. Semoga selalu damai di bumi dan damai di hati.

Gambar: dari sini.

Posted in Islam, Kehidupan, Kemanusiaan | Tagged , , , | 12 Comments

Arabian Jokes

Ahmed, anak keturunan Arab,  masuk kelas pada hari pertama sekolah di Ohio.

“Siapa nama kamu?” tanya guru.

“Ahmed,” jawab anak itu.

“Kamu sekarang berada di Amerika. Nama kamu harus diubah. Mulai sekarang nama kamu menjadi Johnny,” jawab guru.

Sore harinya Ahmed pulang ke rumah. “Bagaimana sekolah kamu, Ahmed?” tanya ibunya.

“Nama saya bukan Ahmed, saya di Amerika, dan nama saya sekarang adalah Johnny.”

“Ah, apakah kamu malu dengan nama kamu? Kamu membuat aib orang tua dan leluhur kamu. Anak bikin malu aja,” lalu Ahmed dipukul oleh ibunya. Sang Ibu kemudian memanggil ayahnya, dan dia ikutan memukuli Ahmed.

Keesokan harinya Ahmed kembali ke sekolah…

Ketika guru itu melihat Ahmed memar-memar di wajahnya, dia bertanya, “Apa yang terjadi dengan kamu Johnny sayang?”

Yah Bu, empat jam setelah saya menjadi warga Amerika, saya diserang oleh dua orang Arab di rumah. ”

Gambar: dari sini.

Posted in Humor | Tagged , | 17 Comments

Keputusan Hakim Yang Bijaksana

*Maaf, ini mungkin kisah yang sudah outdated, tetapi masih memberikan sentuhan yang cukup terasa bagi saya*

Cerita ini terjadi di kota New York pada pertengahan 1930-an ketika AS mengalami depresi ekonomi. Saat itu hari amat dingin. Di seluruh penjuru kota, orang-orang miskin nyaris kelaparan.

Di suatu ruang sidang pengadilan, seorang hakim duduk menyimak tuntutan terhadap seorang wanita yang dituduh mencuri septong roti. Wanita itu berdalih bahwa anak perempuannya sakit, cucunya kelaparan, dan karena suaminya telah meninggalkan dirinya. Tetap saja penjaga toko yang rotinya dicuri menolak untuk membatalkan tuntutan. Ia memaksa bahwa wanita itu harus dihukum untuk menjadi contoh bagi yang lainnya.

Continue reading

Posted in Kehidupan, Kemanusiaan, Refleksi, Renungan | Tagged , , | 31 Comments

Menyambut Lailatul Qadr

Salah satu cita-cita saya yang belum kesampaian adalah menikmati malam Lailatul Qadr. Malam seribu bulan. Entah itu kiasan atau nyata, yang jelas THR satu bulan saja sudah membuat hati berbunga-bunga, apalagi seribu bulan.

Konon, pada malam itu dan pada timing yang sangat dirahasiakan, gerakan dan indra kita bisa lebih cepat dari waktu. Air seolah tampak berhenti mengalir. Daun jatuh seakan melayang dan berhenti di udara.

Sayangnya belum ada satupun literatur yang bercerita tentang kesaksian para pengamat terhadap malam itu. Mungkin itu pula yang menyebabkan tidak ada satupun pelatihan tentang cara menggapai malam Lailatul Qadr itu.

Gambar: dari sini.

Posted in Islam, Kehidupan | Tagged , , | 33 Comments